Hey, another 'Hoga alumni' are tying the knot! :)

June 14, 2011

Dealing with low ceiling

Filed under: Decoration, Venue, Wedding — missnzl @ 8:32 pm

Seperti yang kita semua ketahui (eh? kita?? *krik*), ruang serbaguna-nya Masjid At-Tin has a low ceiling. Ngedekornya can be quite a challenge. Harus hati2 dengan warna, bahan kain, dan details lainnya supaya ngga kelihatan semakin sempit than it already is.

Sebenernya banyak sih jalan menuju Roma cara untuk ngakalin “menambah” tinggi-nya si ceiling ini, tapi apa daya…kreatifitas lagi mati suri hehe… *buruan kek bangun*.

One of the most important thing that i thought everyone in the world should know is: I’m not a big fan of pelaminan gebyok ^^ *halaaah kirain penting! -___-”*… well, mungkin kalau ruang resepsinya luaaaas dan ceilingnya tinggi I wouldn’t mind.

Dibawah ini foto pelaminan gebyok yang pernah dibuat Ratu Wedding, unfortunately they’re not my vendor, cuma nemu gara2 browsing around aja. Turns out Ratu Wedding ini pernah mendekor ruang serbaguna-nya Masjid At-Tin dan penampakannya seperti dibawah. It’s not bad, but it’s not my-kind-of-pelaminan.. if you know what I mean😉

Beberapa strategi yang bisa dipakai demi menambah kesan tinggi si ruang serbaguna yang tercinta ini:

  • Pakai drapery yang dipasang vertical from floor to ceilings
  • Pakai arangements (frame2, arts atau apa pun lah) yg juga dipasang vertical
  • Lupakan segala settingan/landscape yg bentuknya horizontal
  • Warna ceiling harus lebih terang dari drapery *there’s not much we can do with the ceiling color jugak kali cuy…wkwkwk*
  • Pakai treatment cahaya yang diarahkan ke dinding dan ceiling, supaya orang2 berilusi “waaah, ceilingnya tinggiiii yaaa…serasa lagi di Burj Al-Arab”
  • Hiasan2, termasuk kursi2 sebaiknya pilih yang ramping
  • Hindari pattern yang rumit with too much details
  • Pilih warna2 yang soft
  • Hindari kursi2 model ratu pantai selatan high-back, standing lamps dan furnitur2 yang potongannya tinggi
  • Pilih karpet tebal dengan warna2 yang berani supaya menarik perhatian ke lantai (yaaah… ntar gak ngeliatin gw dong?)

Easier said than done yak memang. Now, how should I tell Diamond kalo gw mau ikut campur-abeesss bantu review design mereka ^^. Any inputs on how to heighten the look of a low ceiling will be greatly appreciated here🙂

2 Comments »

  1. aaahhhh pintarnya dikau…! imajinasiku ga sampe ke situ lohhh…. btw, klo harus pake warna yang soft, diriku ga bisa doonngg😦 secara nikahan sumatera itu pake warna yang ‘berani’ which is emas merah lagii, emas merah lagii -_____-.

    Comment by Andhini — June 15, 2011 @ 3:35 am

    • hehe ngga papa Dhin, kalau dibuat soft nanti malah kesan “Sumatera”nya ilang😀

      Comment by missnzl — June 16, 2011 @ 3:04 pm


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: